Thank You..

Welcome!!
Thanks for visit my blog, subscribe me on facebook..
Sama-sama belajar nulis yuk, dan jangan lupa komentarnya yah bagi yang udah mampir.. (^.^)

Senin, 09 April 2012

Download Instagram 1.0.3 for Android

- Instagram untuk Android, sebuah aplikasi yang baru diluncurkan oleh Android. Instagram for Android, aplikasi editing dan berbagi foto yang selama ini sukses di platform iOS, menyatakan siap bersaing di platform Android. Hal ini disampaikan Kevin Systrom, co founder Instagram. Dan pastinya para pengguna Android akan Download Instagram for Android Freesecara Gratis.
Download Instagram 1.0.3 for Android apk
Instagram adalah layanan modifikasi foto dan berbagi foto yang selama ini didesain khusus untuk perangkat Apple iOS seperti iPad, iPhone, dan iPod touch. Instagram telah menugaskan dua developer internal untuk menyelesaikan proyek apps Android ini. Meski tidak menyebutkan tanggal rilisnya, Systrom mengaku akan merilis aplikasi Instagram pada Android dalam waktu dekat.
Download Instagram 1.0.3 for Android apk
Silahkan download disini

Minggu, 08 April 2012

Penalaran Induktif

Pengertian Penalaran Induktif :

Penalaran itu logis atau masuk akal. Suatu proses berfikir manusia dalam menghubung - hubungkan data atau fakta yang ada menjadi suatu simpulan. Penalaran Induktif merupakan pernyataan bersifat khusus yang kemudian diambil kesimpulannya sehingga menjadi pernyataan yang bersifat lebih umum. Bagaimana penalaran induktif ini bekerja adalah meski premis - premis diangkat benar dan cara penarikan kesimpulannya sah tetapi, kesimpulan yang dibuat belum tentu benar namun kesimpulan tersebut mempunyai peluang untuk benar.

Jadi, penalaran induktif adalah Proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta – fakta yang bersifat khusus, prosesnya disebut Induksi. Penalaran induktif tekait dengan empirisme. Secara impirisme, ilmu memisahkan antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang tidak. Sebelum teruji secara empiris, semua penjelasan yang diajukan hanyalah bersifat sentara. Penalaran induktif ini berpangkal pada empiris untuk menyusun suatu penjelasan umum, teori atau kaedah yang berlaku umum.

Ciri-ciri Penalaran Induktif dalam paragraf :

  • Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus.
  • Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus.
  • Kesimpulan terdapat di akhir paragraf.
  • Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas.
  • Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraf.
  • Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama.
  • Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus.
  • Kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasan utama.
Contoh Kalimat Induktif :
  1. Jika ada bahan bakar, mesin mobil dapat dihidupkan. Jika ada bahan bakar, mesin motor dapat dihidupkan. Jika ada bahan bakar, mesin generator dapat dihidupkan. Jadi jika ada bahan bakar, alat yang bermesin dapat dihidupkan.
  2. Di era zaman globalisasi ini, banyak orang yang memiliki Handphone. Itu disebabkan, karena sekarang mereka bisa memiliki Handphone dengan harga murah dan banyak model nya. Bahkan anak sekolah dasar pun tidak mau kalah. Mereka membawa handphone ke sekolah. Begitu juga dengan ibu-ibu. Ibu-ibu zaman sekarang sudah menjadikan handphone sebagai barang wajib yang harus dimiliki. Hal ini menunjukkan bahwa sekarang Handphone dianggap sebagai barang yang sangatlah penting dalam kehidupan sehari - hari.

Sumber :

Senin, 12 Maret 2012

PENALARAN DEDUKTIF

Pengertian Penalaran Deduktif

Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.

v Premis pertama adalah premis yang bersifat umum sedangkan premis kedua adalah yang bersifat khusus.

v Penarikan secara langsung ditarik dari satu premis. Penarikan tidak langsung ditarik dari dua premis.

v Penarikan kesimpulan secara deduktif dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

v Corak berpikir deduktif : Silogisme kategorial, silogisme hipotetis, silogisme alternative atau entimen. Dalam penalaran deduktif terdapat premis, yaitu proposisi tempat menarik kesimpulan.

Contoh penalaran deduktif :

  1. Semua makhluk hidup pasti mati (premis mayor).
  2. Todi adalah makhluk hidup. (premis minor).
  3. Todi pasti mati. (kesimpulan).

Jenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu :

  • Silogisme Kategorial.
  • Silogisme Hipotesis.
  • Silogisme Akternatif.
  • Entimen.

Silogisme adalah suatu bentuk proses penalaran yang berusaha menghubungkan dua pernyataan yang berlainan untuk menurunkan suatu kesimpulan atau inferensi yang merupakan pernyataan ketiga.

  • Silogisme Kategorial : Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.

a. Premis umum : Premis Mayor (My)

b. Premis khusus : Premis Minor (Mn)

c. Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)

Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.

  • Silogisme Hipotesis : Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.

Konditional hipotesis : Bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

  • Silogisme Alternatif : Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.

Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

  • Entimen

Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan.

Faktor - faktor penalaran deduktif , antara Lain :

  1. Terdapat pada kalimat utama,
  2. Penjelasannya berupa hal-hal yang umum,
  3. Kebenarannya jelas dan nyata.

Kalimat Deduktif :

Contoh kalimat deduktif dalam kutipan penalaran deduktif :

“Setiap manusia di dunia ini tentu memiliki cita - cita dan harapan. Tidak ada satupun orang di dunia ini yang tidak memiliki cita - cita dan harapan. Berusaha dan berdoa adalah salah satu upaya dari mewujudkan suatu cota - cita dan harapan bagi mereka. Sesungguhnya mereka pun ingin mewujudkan cita - cita dan harapan tersebut dengan nyata. Oleh karena itu gapailah cita - cita setinggi mungkin dan wujudkan demi suatu kebahagiaan yang sempurna.”

  • Kalimat Utama dari kutipan paragraf diatas adalah : Setiap manusia di dunia ini tentu memiliki cita - cita dan harapan.
  • Kalimat Penjelasnya : Tidak ada satupun orang di dunia ini yang tidak memiliki cita-cita dan harapan. Berusaha dan berdoa adalah salah satu upaya dari mewujudkan suatu cota-cita dan harapan bagi mereka. Sesungguhnya mereka pun ingin mewujudkan cita-cita dan harapan tersebut dengan nyata.Oleh karena itu gapai lah cita-cita setinggi mungkin dan wujudkan demi suatu kebahagiaan yang sempurna.

Sumber :

Thanks
tepuktangan